-

Rupiah Spot Menguat 0,29% ke Rp 17.653,5 per Dolar AS; IHSG Turun 0,82% ke 6.318
Rupiah menguat hari ini, Rabu (20/5), sejalan dengan pergerakan sebagian besar mata uang di kawasan Asia. Penguatan rupiah terjadi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis points (bps) menjadi 5,25%. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terapresiasi 0,29% atau 52 poin ke posisi Rp […]
-

Emas Spot (Ichimoku H1 & Pivot Fibo Retracement Weekly) -Selasa 19 Mei
Emas bergerak relatif cukup stabil dengan range yang terbatas di sesi Eropa hari ini, setelah merosot 1,85% pada penutupan perdagangan kemarin. Hingga pukul 16:28 WIB, emas spot (XAU/USD) tercatat turun 0,21% di level 4542 dengan bias intraday yang negatif (strong bearish). Level 4511 (S3) jadi fokus untuk memonitor prospek bearish pada perdagangan intraday hari ini. […]
-

Harga Emas Antam, Rabu (20/5): Turun Rp 24.000 ke Rp 2.765.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun hari ini, Rabu (20/5/2026). Begitu pun dengan harga jual kembali (buy back). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram dibanderol Rp 2.765.000, turun Rp 24.000 jika dibandingkan Selasa (19/5). Sementara, harga jual kembali emas Antam berada di posisi Rp 2.569.000 per gram, turun Rp 25.000 jika dibandingkan […]
-

Indeks Dolar Menguat, Vance Tegaskan Perang AS-Iran Tidak Akan Berlangsung Lama
Indeks Dolar AS (DXY) berlanjut menguat di sesi Eropa, Rabu (20/5), setelah naik 0,36% pada penutupan perdagangan kemarin. Sementara itu, Wakil Presiden AS, JD Vance, menegaskan bahwa perang AS – Iran tidak akan menjadi “”perang tanpa akhir”. Hingga pukul 15:29 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, […]
-

Rupiah Merosot 0,22% ke Rp 17.706 per Dolar AS; IHSG Anjlok 3,46% ke 6.370
Kinerja buruk kembali melanda rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (19/5). Tekanan utama terhadap rupiah dan IHSG berasal dari sentimen global, yakni menguatnya dolar AS, naiknya harga energi, serta meningkatnya kekhawatiran investor akibat eskalasi geopolitik. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,22% ke posisi Rp 17.706 […]
-

Emas Spot (Ichimoku H1 & Pivot Fibo Retracement Weekly) Selasa 19 Mei
Emas sempat menguat di sesi Asia, tapi kemudian berbalik arah dan bertahan melemah di sesi Eropa. Namun, pergerakan masih dalam range yang relatif terbatas dan cenderung sideways jika dibandingkan sehari sebelumnya. Hingga pukul 16:59 WIB, emas spot (XAU/USD) tercatat turun 0,45% di level 4542 dengan bias intraday yang netral untuk sementara ini. Emas masih berisiko […]
-

Indeks Dolar AS Menguat di Sesi Eropa, Trump Tunda Serangan ke Iran
Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa hari ini, Selasa (19/5), setelah terkoreksi 0,32% pada penutupan perdagangan kemarin. Sementara itu, berita terbaru terkait ketegangan di Timur Tengah menyebutkan bahwa Trump menunda serangan militer ke Iran. Hingga pukul 15:21WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, […]
-

Harga Emas Antam, Selasa (19/5): Naik Rp 25.000 ke Rp 2.789.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik hari ini, Selasa (19/5/2026). Begitu pun dengan harga jual kembali (buy back). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram dibanderol Rp 2.789.000, naik Rp 25.000 jika dibandingkan Senin (18/5). Sementara, harga jual kembali emas Antam berada di posisi Rp 2.594.000 per gram, naik Rp 25.000 jika dibandingkan […]
-

Rupiah Spot Melemah 0,40% ke Rp 17.668 per Dolar AS; IHSG Turun 1,85% ke 6.599
Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbang di awal pekan, Senin (18/5), di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan naiknya harga minyak mentah dunia. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,40% atau 71 poin ke level Rp 17.668 per dolar AS. Hingga pukul 15:00 WIB sore tadi, sebagian […]
-

Analisa Teknikal USD/JPY Berdasarkan Indikator Ichimoku Kinko Hyo – 18 Mei
Analisa teknikal USD/JPY pada hari Senin, 18 Mei 2026, berdasarkan indikator Ichimoku pada time frame H1 menunjukkan sentimen dengan kecenderungan yang masih tetap bullish. Kondisi Awan (Kumo) Tenkan-sen & Kijun-sen Chikou Span Level Kunci Kesimpulan: Didukung support 158.00/158.18, USD/JPY sejauh ini menunjukkan indikasi strong bulllish dan berpeluang mengincar level psikologis 160.00.
Got any book recommendations?
