DXY Menguat di Sesi Asia; Iran Tuntut Kompensasi untuk Buka Selat Hormuz

Indeks Dolar AS (DXY) masih bertahan menguat di sesi Asia, Senin (10/8), tapi dengan rentang yang sejauh ini masih terbatas.

Sementara itu, informasi terbaru menyebutkan bahwa Teheran menuntut sejumlah kompensasi kepada Washington untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Sampai dengan jam 12:43 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau naik 0,10% di level 99,70.

Secara teknikal pada chart Daily, outlook DXY masih negatif. DXY membutuhkan konsolidasi di atas 100,54 untuk mengubah bias jangka pendek.

Iran menyatakan pembukaan kembali Selat Hormuz masih bergantung pada pemenuhan sejumlah tuntutan oleh AS.

Tuntutan tersebut di antaranya adalah, kompensasi atas kerusakan akibat serangan AS, penghentian ancaman militer, penghentian agresi terhadap Iran dan sekutunya di Lebanon, Palestina, Yaman, serta Irak.

Iran juga menuntut pencabutan blokade laut AS di Teluk, penghapusan sanksi terhadap Iran, serta pembebasan aset Iran yang dibekukan.

Teheran mengungkapkan bahwa kesepakatan dengan Oman mengenai jalur pelayaran baru di kawasan tersebut hampir rampung.

Mengutip Reuters, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan pada Minggu (9/8), kesepakatan dengan Oman terkait Selat Hormuz telah memasuki tahap akhir. Namun, kesepakatan itu tidak serta merta membuka kembali jalur pelayaran yang strategis tersebut.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *