Indeks Dolar AS (DXY) melemah dengan rentang yang masih terbatas di sesi Asia hari ini, Rabu (19/8), di tengah kekhawatiran investor terhadap Selat Hormuz yang kembali memanas.
Berita terbaru menyebutkan bahwa Trump membantah adanya pembicaraan AS-Iran guna mengakhiri konflik yang sudah berlangsung hampir enam bulan.
Hingga pukul 11:20 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau turun 0,08% di level 99,56.
Adapun pada perdagangan kemarin, DXY ditutup naik 0,07%.

Presiden AS Donald Trump membantah adanya pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Iran terkait upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan.
Trump juga menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka dan beroperasi, meski aktivitas pelayaran di jalur strategis tersebut masih terganggu di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
“Blokade Angkatan Laut tetap berlaku sepenuhnya. Selat Hormuz terbuka dan beroperasi. Semua ranjau laut telah disingkirkan atau diledakkan,” ujar Trump.
Pernyataan Trump tersebut bertolak belakang dengan komentar Jared Kushner, menantu Trump sekaligus utusan khusus AS, sehari sebelumnya.
Kushner menyatakan pembicaraan dengan Iran masih terus berlangsung dan mungkin lebih intens dibandingkan sebelumnya.

Leave a Reply