Indeks Dolar Tertekan, Pasar Meragukan Upaya DepKeu AS Redam Imbal Hasil

Indeks Dolar AS (DXY) melemah dengan range terbatas di sesi Asia hari ini, Jumat (21/8), di tengah keragu-raguan pasar terhadap upaya Departemen Keuangan AS meredam kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS.

Sampai dengan jam 13:33 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau turun 0,11% di level 98,73.

Dolar AS tertekan dan sedang berada di jalur untuk penurunan mingguan. Investor menilai langkah Departemen Keuangan AS untuk menahan kenaikan imbal hasil (yield) obligasi hanya menjadi solusi sementara. Ini juga sekaligus memicu kekhawatiran pasar terhadap pendekatan pemerintah AS yang semakin intervensionis.

Mengutip Reuters pada hari ini, Jumat (21/8), Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pemerintah masih dapat meningkatkan pembelian kembali (buyback) obligasi Treasury.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan nilai pembelian kembali surat utang berjangka panjang pada kuartal berikutnya untuk meredam lonjakan imbal hasil.

Namun, investor justru semakin khawatir terhadap memburuknya kondisi fiskal AS dan kembali mempertanyakan kredibilitas institusi pemerintah AS.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *