Indeks Dolar Menguat, Popularitas Trump Merosot Gegara Perang AS-Iran

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa, Selasa (25/8), tapi dengan range yang masih terbatas.

Sementara itu, hasil jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis kemarin menunjukkan dukungan publik AS terhadap perang dengan Iran merosot ke tingkat terendah sejak awal konflik, sehingga popularitas Presiden Donald Trump tetap berada di rekor terendah.

Hingga pukul 10:44 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD versus 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), terpantau naik 0,06% di level 99,03.

Adapun pada perdagangan kemarin, DXY ditutup menguat 0,15%.

Secara keseluruhan pada chart Daily, outlook DXY masih negatif.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis Senin (24/8) menunjukkan bahwa dukungan publik AS terhadap perang dengan Iran merosot ke tingkat terendah sejak awal konflik. Ini membuat popularitas Presiden AS Donald Trump tetap berada di rekor terendah.

Jajak pendapat selama empat hari tersebut mencatat bahwa hanya 31% warga AS yang mendukung aksi militer AS terhadap Iran, turun dari 37% dalam jajak pendapat bulan Maret dan 34% pada awal bulan ini.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *