Indeks Dolar Menguat; Harga Minyak Kembali Bergerak di Atas US$85 per Barrel

Indeks Dolar AS (DXY) menguat di awal perdagangan sesi Asia hari ini, Selasa (1/9/2026).

Sementara itu, harga minyak mentah dunia kembali bergerak di atas US$85 per barrel menyusul babak baru saling serang AS-Iran di Selat Hormuz.

Hingga pukul 10:06 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau naik 0,07% di level 99,48.

Adapun pada perdagangan kemarin, DXY ditutup melemah 0,26%.

Melansir Reuters, harga minyak Brent naik 56 sen atau 0,6% menjadi US$ 91,05 per barel pada pukul 00.44 GMT. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS naik 83 sen atau 1% menjadi US$ 86,59 per barel.

Harga minyak mentah kembali menguat pada seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi setelah AS dan Iran kembali terlibat dalam konflik militer di Timur Tengah.

Pada perdagangan sebelumnya, Brent ditutup melonjak 2,7% dan sempat menyentuh level tertinggi sejak 25 Agustus. WTI juga menguat 2,8% dan mencapai level tertinggi sejak 21 Agustus.

Berita terbaru menyebutkan, Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran yang lebih keras, setelah kedua negara terlibat saling serang pada Minggu (30/8).


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *