Indeks Dolar AS (DXY) menguat di sesi Asia hari ini, Senin (14/9), di tengah kekhawatiran pasar terhadap gangguan jalur pelayaran energi di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak bertahan di atas US$100 per barrel.
Hingga pukul 09:09 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau naik 0,08% di level 99,17.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sebuah kapal tanker dilaporkan terkena proyektil saat melintasi Selat Hormuz pada Minggu (13/9).
AS menyebut serangan itu datang dari pihak Iran.
Sementara itu, Arab Saudi dilaporkan telah menutup sementara jaringan pipa minyak East-West Pipeline. Jaringan pipa ini sebelumnya membantu Arab Saudi mengurangi dampak gangguan yang telah menghambat ekspor minyak dan gas negara-negara Teluk lainnya.
Harga minyak WTI saat ini berada di kisaran US$102,26 per barrel. Sedangkan, minyak Brent ada di posisi US$106,91 per barrel.

Leave a Reply