Indeks Dolar AS (DXY) berlanjut menguat di sesi Eropa hari ini, Kamis (24/9), setelah menanjak 0,57% pada penutupan perdagangan kemarin.
Tapi barangkali yang perlu diwaspadai secara teknikal pada akhir pekan atau Jumat besok adalah bahwa Indeks Dolar telah memasuki teritori overbought. Kadang-kadang, akhir pekan adalah saat dimana pelaku pasar melakukan aksi profit taking.
Sampai dengan jam 16:10 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau naik 0,08% di level 101,19.

DXY sejauh ini masih didukung oleh ekspektasi bahwa bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) masih akan melakukan kenaikan suku bunga acuan.
Selain itu, harga minyak yang masih bergerak di kisaran US$90 – US$100 per barrel, juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingginya inflasi. Ini yang menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga yang dimaksudkan agar dapat menekan inflasi.
Gubernur The Fed Michael Barr pada Rabu (23/9) mengatakan, risiko inflasi dan kekuatan ekonomi AS dapat membuat bank sentral perlu kembali menaikkan suku bunga. Pernyataan tersebut dipandang pasar sebagai sinyal mengenai arah kebijakan ke depan.

Leave a Reply