Rupiah lesu hari ini, Kamis (7/12), sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga tertekan di hadapan USD dimana investor cenderung wait and see menjelang data tenaga kerja AS yang akan dirilis Jumat (8/12).
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 21 poin atau 0,14% ke posisi Rp 15.515 per Dolar AS.
Hingga pukul 15.19 WIB, Won Korea Selatan merosot paling dalam setelah ditutup anjlok 0,93%. Disusul, Ringgit Malaysia yang turun 0,13% dan Baht Thailand yang terkikis 0,12% terhadap Dolar AS.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menghijau hari ini, meskipun investor asing mencatatkan net sell senilai sekitar Rp 254,76 miliar di seluruh pasar.
IHSG ditutup menguat 47,22 poin atau 0,67% ke level 7.134,62 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 26,31 miliar saham dengan total nilai Rp 13,44 triliun. Sebanyak 177 saham bergerak menguat, 377 melemah dan 206 saham stagnan.
Top gainers LQ45 hari ini:
- PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) 25,00%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 22,14%
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 3,26%
Top losers LQ45 hari ini:
- PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) -6,15%
- PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) -4,79%
- PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) -4,74%


Leave a Reply