Rupiah kembali tidak bertenaga pada perdagangan Kamis (29/2/2024). Padahal, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat di hadapan dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 27 poin atau 0,17% ke posisi Rp 15.719 per dolar AS.
Hingga pukul 15:00 WIB, yen Jepang memimpin penguatan dengan kenaikan 0,69%. Disusul, baht Thailand yang menguat 0,34% dan ringgit Malaysia yang terapresiasi 0,22% terhadap dolar AS.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah, seiring aksi jual investor asing yang membukukan net sell senilai sekitar Rp 640,27 miliar di seluruh pasar.
IHSG terpangkas 12,52 poin atau 0,17% ke level 7.316,11 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 29,17 miliar saham dengan total nilai Rp 15,66 triliun. Sebanyak 239 saham bergerak menguat, 292 melemah dan 232 saham jalan di tempat.
Top gainers LQ45:
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) 7,38%
- PT Bank Jago Tbk (ARTO) 7,11%
- PT Medco Energi Interasional Tbk (MEDC) 3,97%
Top losers LQ45:
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) -5,33%
- PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) -2,48%)
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -2,40%


Leave a Reply