Rupiah gagal melanjutkan penguatan sehari sebelumnya pada perdagangan Kamis (20/11), sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia lainnya yang melemah di hadapan dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,16% atau 28 poin ke posisi Rp 16.736 per dolar AS.
Hingga pukul 15:30 WIB sore tadi, pesso Filipina tercatat melemah 0,21%. Disusul ringgit Malaysia (-0,15%), yen Jepang (-0,11%), won Korea Selatan (-0,09%) dan rupee India (-0,08%).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut menguat, seiring aksi beli investor asing yang membukukan net buy senilai sekitar Rp 1,3 triliun di seluruh pasar.
IHSG naik 0,16% atau 13,34 poin ke level 8.419,91 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 37,42 miliar saham dengan total nilai Rp 19,03 triliun. Sebanyak 311 saham menguat, 306 melemah dan 195 saham stagnan.
Top gainers LQ45:
1. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) 2,33%
2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) 1,86%
3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 1,18%
Top losers LQ45:
1. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) -4,85%
2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -3,12%
3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) -2,39%


Leave a Reply