DXY Bertahan Menguat di Tengah Minimnya Katalis Penting di Awal 2026

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat hari ini, Jumat (2/1), tapi dengan range yang masih terbatas di tengah minimnya katalis penting di awal perdagangan 2026.

Di sepanjang tahun 2025, DXY tercatat mengalami pelemahan 9,40%. Ini adalah penurunan yang terburuk dalam 8 tahun terakhir.

Outlook Daily sejauh masih tetap negatif. Namun, DXY punya peluang untuk memperpanjang recovery jika mampu mempertahankan posisi di atas 98,03 (Low 17 Oktober 2025).

Sebagaimana diketahui, menyempitnya selisih suku bunga antara bank sentral AS dengan bank sentral negara-negara lain membayangi pasar valuta asing.

Kondisi ini mendorong sebagian besar mata uang menguat signifikan terhadap dolar di sepanjang 2025, dengan mata uang yen Jepang yang menjadi pengecualian.

Sementara itu, sejumlah data ekonomi penting AS, termasuk data tenaga kerja dan klaim pengangguran, dijadwalkan rilis pekan depan.

Data ini menjadi perhatian investor dan dapat menjadi petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan arah suku bunga AS tahun ini.

Perhatian pasar di awal tahun juga tertuju pada sosok yang akan dipilih Presiden Donald Trump sebagai Ketua The Fed berikutnya, mengingat masa jabatan Jerome Powell akan berakhir pada Mei mendatang.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *