Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa hari ini, Senin (5/1), setelah aksi militer di Venezuela yang mengejutkan dunia.
AS dikabarkan menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada hari Sabtu (3/1) waktu setempat, dalam sebuah operasi yang dilaporkan menyebabkan kematian warga sipil.
Peristiwa ini mendorong permintaan aset safe-haven dolar AS karena investor berupaya melindungi diri dari risiko geopolitik,
Hingga pukul 16:49 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF) terpantau menguat 0,32% di level 98,75.

Secara teknikal pada chart Daily, outlook DXY cenderung netral. Indikator RSI sekarang ada di wilayah positif. Namun, DXY masih dibatasi atau bergerak di bawah kurva MA-50 (sekarang di 99,09).
Sementara itu, data tenaga kerja AS (NFP, Unemployment Rate, Average Hourly Earnings) yang akan dirilis Jumat 9 Januari, menjadi fokus investor pada pekan ini.
Data tenaga kerja tersebut diharapkan dapat menjadi katalis terkait dengan kebijakan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed).

Leave a Reply