Bank of America (BofA) berpendapat bahwa ada sedikit perbaikan pada jumlah pekerjaan di bulan Desember dengan tingkat pengangguran yang lebih rendah. Hal ini dapat memperkuat alasan bagi The Fed untuk tidak mengubah kebijakan pada rapat/pertemuan bulan Januari 2026.
BofA memperkirakan penambahan tenaga kerja non-pertanian (Non-farm Payroll/NFP) periode Desember sekitar +70K. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS mulai stabil.
Sektor pendidikan dan layanan kesehatan diperkirakan tetap menjadi penyumbang utama. Sementara, peningkatan perjalanan udara (air travel) dan belanja liburan (holiday spending) diperkirakan akan mendorong kenaikan tenaga kerja di sektor rekreasi dan perhotelan.
Tingkat pengangguran diperkirakan turun ke 4,5% setelah naik ke 4,6% pada periode November. Menurut BofA, angka pengangguran di bulan November sebagian besar disebabkan oleh goverment shutdown. Sementara, Jobless Claim (Unemployment Claims) masih rendah dan berlanjut turun sejak Oktober. Ini memperkuat pandangan bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS sedang membaik.
BofA mencatat bahwa keputusan (suku bunga) The Fed pada bulan Januari kemungkinan besar akan bergantung pada tingkat pengangguran pada periode Desember 2025. Jika angkanya 4,5% atau lebih rendah, The Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan.
Meskipun pertumbuhan tenaga kerja masih terbatas, BofA menilai bahwa fase terburuk perlambatan pasar tenaga kerja AS sudah dilewati.


Leave a Reply