Rupiah berlanjut lesu di akhir pekan, Jumat (9/1). Dengan begitu, mata uang Garuda telah melemah tujuh hari perdagangan secara beruntun.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,13% atau 21 poin ke posisi Rp 16.819 per dolar AS.
Hingga pukul 15:00 WIB, mayoritas mata uang Asia tertekan di hadapan dolar AS. Won Korea Selatan tercatat merosot (-0,45%). Berikutnya, yen Jepang (-0,42%), ringgit Malaysia (-0,26%) dan rupee India (-0,19%).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound dari pelemahan kemarin, seiring aksi beli investor asing yang membukukan net buy senilai sekitar Rp 256 miliar di seluruh pasar.
IHSG naik 0,13% atau 11,28 poin ke level 8.936,75 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume transaksi di BEI hari ini mencapai 56,5 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 27,4 triliun. Sebanyak 359 saham menguat, 318 melemah dan 137 stagnan.
Top gainers LQ45:
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 5,69%
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 5,47%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 5%
Top losers LQ45:
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) -2,27%
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) -2,03%
- PT Astra International Tbk (ASII) -1,79%


Leave a Reply