Indeks Dolar AS (DXY) dibuka dengan gap yang lebih rendah pada perdagangan Senin (26/1), menyusul badai musim dingin kuat yang melanda sebagian besar wilayah AS.
Hingga pukul 15:31 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD versus 6 mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF), terpantau turun 0,30% di level 97,16.

Secara teknikal pada chart Daily, outlook DXY menegaskan bias negatif setelah turun tajam 0,83% pada penutupan perdagangan Jumat kemarin.
Secara keseluruhan, dolar AS masih berada di bawah tekanan, di tengah ketidakpercayaan investor terhadap kebijakan pemerintahan Trump.
Aset-aset AS tampaknya masih akan menjadi sasaran tekanan jual pada pekan ini, dengan mata uang dolar yang menanggung dampak terbesar di pasar valuta asing. Disusul pasar saham dan obligasi pemerintah AS.

Leave a Reply