Indeks Dolar AS Menguat, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Makin Meluas

Indeks Dolar AS (DXY) berlanjut menguat di sesi Eropa hari ini, Selasa (3/3), ditopang oleh kekhawatiran pasar terhadap konflik Iran Vs AS-Israel yang berpotensi menjalar ke negara-negara Timur Tengah.

Adapun pada perdagangan kemarin, Senin (2/3), DXY ditutup melonjak 0,92%.

Hingga pukul 17:13 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat naik 0,65% di level 99,18.

Secara teknikal pada chart Daily, sejauh ini DXY telah berhasil naik menembus 98,99 (Low 13 November 2025). Dengan bias yang positif, DXY berpeluang memperpanjang bullish menuju 99,49 (High 15 Januari).

Sementara itu, AS akan mengambil langkah untuk menekan kenaikan harga energi akibat lonjakan harga minyak yang dipicu konflik dengan Iran. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Senin (2/3).

Seperti diketahui, harga minyak dan gas melonjak pada Senin setelah serangan Israel dan AS terhadap Iran serta aksi balasan Teheran yang memaksa penutupan fasilitas minyak dan gas di kawasan tersebut serta mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi distribusi energi global.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *