Indeks Dolar AS Terkoreksi, Harga Minyak Mentah Berpotensi Lanjut Naik

Indeks Dolar AS (DXY) terkoreksi di sesi Eropa hari ini, Senin (16/3), setelah sukses membukukan reli 1,66% pada perdagangan di sepanjang pekan yang lalu.

Sementara itu, harga minyak mentah dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan kenaikan, seiring memanasnya konflik di Timur Tengah yang memasuki minggu ketiga.

Hingga pukul 16:39 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat turun 0,23% di level 100,26.

Meskipun DXY terkoreksi di sesi Eropa hari ini, outlook jangka pendek DXY masih positif selama bertahan stabil di atas 99,49 (High 15 Januari) yang menegaskan prospek bullish.

Sementara itu, peran Iran – AS/Israel telah memasuki pekan ketiga dan eskalasinya tak kunjung reda. Konflik tersebut menyebabkan gangguan besar pada pasokan energi dunia, terutama karena penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis bagi sekitar 20% pasokan minyak global.

Harga minyak mentah global melonjak tajam sepanjang bulan ini. Kontrak minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) tercatat naik lebih dari 40% dan mencapai level tertinggi sejak 2022.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *