DXY Tergelincir Tajam Kemarin, ECB Diperkirakan Lebih Dulu Naikkan Suku Bunga

Indeks Dolar AS (DXY) tergelincir tajam 1,07% pada penutupan perdagangan kemarin, di tengah spekulasi bahwa European Central Bank (ECB) akan lebih dulu menaikkan suku bunga ketimbang The Fed.

Hingga pukul 18:20 WIB pada hari ini, Jumat (20/3), DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat naik 0,24% di level 99,40.

Mayoritas pengamat pasar Barat menilai, investor berbondong-bondong menjual aset di seluruh dunia, mulai dari obligasi pemerintah hingga saham dan emas, yang kembali memicu kekhawatiran bahwa pasar mungkin rentan terhadap dislokasi yang lebih besar.

Aksi jual investor ini adalah buntut dari kekhawatiran dampak perang Iran VS AS/Israel yang membuat harga minyak bergejolak naik tajam.

Sementara itu, investor global yang semakin khawatir tentang risiko inflasi, tidak lagi melihat The Fed akan memangkas suku bunga tahun ini. Mereka semakin meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga di Eropa, yang diperkirakan akan lebih responsif terhadap harga energi yang lebih tinggi setelah krisis energi tahun 2022 menyebabkan inflasi melonjak.

Pasar sekarang memperkirakan sekitar 60% kemungkinan kenaikan suku bunga ECB pada bulan April.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *