Indeks Dolar Stabil di Atas Level 100,00, Harga BBM AS Tembus US$4 per Galon

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan stabil di atas level 100,00 di sesi Eropa hari ini, Selasa (31/3).

Sementara itu, dampak perang di Timur Tengah mulai terasa di AS, akibat terganggunya pasokan energi global.

Rata-rata harga BBM nasional di AS kini menembus US$4 per galon untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun.

Hingga pukul 17:02 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat turun tipis 0,02% di level 100,46.

Level US$4 per galon terakhir kali tercapai pada Agustus 2022, setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Angka ini kerap dianggap sebagai batas psikologis bagi konsumen, karena berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat AS.

Kenaikan harga energi dipicu oleh terganggunya distribusi minyak dunia, terutama setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sebagian besar distribusi minyak mentah dari negara-negara GCC (Gulf Cooperation Council) yang terdiri dari Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Sejak konflik pecah pada akhir Februari, harga bensin di AS telah naik sekitar US$1,06 per galon atau sekitar 36%.

Lonjakan ini mulai menekan keuangan rumah tangga AS yang sebelumnya sudah terbebani oleh kenaikan biaya hidup.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *