Rupiah Spot Melemah 0,13% ke Rp 17.127 per Dolar AS; IHSG Naik 2,34% ke 7.675

Rupiah berlanjut lesu pada perdagangan Selasa (14/4), di saat mayoritas mata uang Asia lainnya justru menguat di hadapan dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,13% atau 22 poin ke posisi Rp 17.127 per dolar AS.

Hingga pukul 15:00 WIB, sebagian besar mata uang Asia terapresiasi terhadap dolar AS. Antara lain, Dolar Taiwan 0,54%, ringgit Malaysia 0,49%, peso Filipina 0,47%, won Korea Selatan 0,30%, yen Jepang menguat 0,25% dan yuan China 0,19%.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tajam, meskipun investor asing membukukan net sell yang mencapai Rp 30 miliar di seluruh pasar.

IHSG naik 2,34% atau 175,76 poin ke level 7.675,95 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 52,18 miliar saham, dengan total nilai Rp 24,47 triliun. Sebanyak 548 saham menguat, 151 melemah dan 119 saham stagnan.

Top gainers LQ45:

  1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (11,42%)
  2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) (7,38%)
  3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) (7,00%)

Top losers LQ45:

  1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (-2,19%)
  2. PT Indosat Tbk (ISAT) (-1,87%)
  3. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) (-1,64%)

Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *