Tak mampu keluar dari tekanan, rupiah berlanjut lesu di akhir pekan, Jumat (17/4).
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup terdepresiasi 0,29% ke level Rp 17.189 per dolar AS.
Hingga pukul 15.00 WIB, mayoritas mata uang di Asia melemah di hadapan dolar AS. Baht Thailand tercatat merosot 0,33%. Berikutnya, won Korea Selatan (-0,17%), dolar Taiwan (-0,13%) dan peso Filipina (-0,10%).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil parkir di zona hijau, meskipun investor asing membukukan net sell yang mencapai Rp 931 miliar di seluruh pasar.
IHSG menguat 0,17% atau bertambah 12,62 poin ke level 7.634,00 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume perdagangan di BEI hari ini mencapai 40,74 miliar dengan nilai transaksi Rp 15,62 triliun. Ada 323 saham menguat, 337 melemah dan 160 saham stagnan.
Top gainers LQ45:
- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 6,21%
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) 5,13%
- PT Barito Renewables Energi Tbk (BREN) 4,74%
Top losers LQ45:
- PT Pertamian Geothermal Tbk (PGEO) -3,26%
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) -1,87%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -1,76%


Leave a Reply