Sempat berlanjut menguat di sesi Asia, tapi kemudian berbalik melemah di sesi Eropa hari ini, Kamis (30/4).
Sementara itu, dini hari tadi (WIB) The Fed mengumumkan untuk kembali mempertahankan suku bunga acuan, sesuai perkiraan pasar secara luas.
Hingga pukul 17:13WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat turun 0,27% di level 98,70.

Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) kembali mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50%–3,75% dalam pernyataan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terbaru.
The Fed menyebut aktivitas ekonomi AS masih tumbuh solid, dengan tingkat pengangguran relatif stabil dalam beberapa bulan terakhir. Namun, inflasi dinilai masih tinggi, dipicu kenaikan harga energi global.
The Fed juga menyoroti meningkatnya ketidakpastian ekonomi akibat perkembangan konflik di Timur Tengah.
Keputusan suku bunga kali ini menghasilkan voting 8-4, menjadi yang paling terbelah sejak Oktober 1992. Beberapa pejabat menolak karena tidak setuju dengan masih digunakannya sinyal easing bias atau kecenderungan pelonggaran kebijakan.
Pernyataan kebijakan kali ini diperkirakan menjadi yang terakhir di bawah kepemimpinan Jerome Powell.
Di sisi lain, proses transisi menuju calon Ketua The Fed berikutnya, Kevin Warsh, semakin mendekati tahap akhir setelah Senat AS menyetujui pencalonannya di Komite Perbankan dengan hasil voting 13-11.

Leave a Reply