Indeks Dolar AS (DXY) bergerak stabil dengan range yang terbatas di sesi Eropa hari ini, Selasa (5/5), di tengah ketidakpastian geopolitik masih tetap menjadi perhatian pelaku pasar.
Sementara itu, kekurangan pasokan minyak secara fisik mulai terlihat di berbagai belahan dunia akibat gangguan di Selat Hormuz.
Hingga pukul 17:58 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat naik tipis 0,01% di level 98,48.

Goldman Sachs menyebutkan bahwa stok minyak global kini mendekati level terendah dalam delapan tahun terakhir, seiring cepatnya penurunan cadangan akibat terganggunya pasokan.
Dengan cadangan minyak yang terus tergerus, tekanan terhadap harga minyak diperkirakan masih akan tetap bertahan dalam jangka menengah.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada sedikit perbaikan pada jalur distribusi, risiko terhadap pasokan global masih tinggi dan berpotensi kembali mendorong harga minyak naik.
Sejauh ini, hingga pukul 17:58 WIB, minyak WTI dan Brent masih bertahan di atas level US$100 per barrel.

Leave a Reply