Indeks Dolar AS Menguat di Sesi Eropa, Trump Tunda Serangan ke Iran

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa hari ini, Selasa (19/5), setelah terkoreksi 0,32% pada penutupan perdagangan kemarin.

Sementara itu, berita terbaru terkait ketegangan di Timur Tengah menyebutkan bahwa Trump menunda serangan militer ke Iran.

Hingga pukul 15:21WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau naik 0,23% di level 99,18.

Berita terbaru pada hari ini menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump menunda serangan terhadap Iran untuk membuka ruang negosiasi.

Berita tersebut cukup mampu menahan harga minyak mentah dunia agar tidak naik lebih tinggi di atas US$100 per barrel.

Minyak mentah WTI tercatat naik 0,96% di level US$103,52 per barrel. Sementara, minyak mentah Brent naik 0,62% di level US$110,31.

Analis pasar IG di Sydney, Tony Sycamore, mengatakan pasar mulai mengoreksi reaksi berlebihan terhadap perkembangan geopolitik terbaru.

Menurut Sycamorre, reaksi berlebihan pasar mulai dikoreksi kembali seiring munculnya perkembangan berita semalam. Pelaku pasar tampaknya sudah terbiasa dengan pola meningkatnya ketegangan saat akhir pekan yang kemudian diikuti optimisme diplomasi pada awal pekan.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *