Indeks Dolar Menguat, Vance Tegaskan Perang AS-Iran Tidak Akan Berlangsung Lama

Indeks Dolar AS (DXY) berlanjut menguat di sesi Eropa, Rabu (20/5), setelah naik 0,36% pada penutupan perdagangan kemarin.

Sementara itu, Wakil Presiden AS, JD Vance, menegaskan bahwa perang AS – Iran tidak akan menjadi “”perang tanpa akhir”.

Hingga pukul 15:29 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau naik 0,14% di level 99,44.

Saat tampil dalam konferensi pers Gedung Putih kemarin, Vance memastikan bahwa perang AS-Iran tidak akan berlangsung lama. Dalam kesempatan itu, Vance membela kebijakan Presiden Trump di tengah meningkatnya tekanan politik akibatnya melonjaknya harga energi dan kekhawatiran publik terhadap konflik yang berkepanjangan.

Konflik yang berlangsung sejak 28 Februari telah mengganggu sebagian besar perdagangan minyak dunia dan mendorong harga BBM di AS melonjak sekitar 50%.

Kenaikan biaya hidup mulai memukul tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Trump. Survei Reuters/Ipsos yang dirilis Selasa kemarin, menunjukkan tingkat persetujuan terhadap Trump turun mendekati level terendah sejak kembali ke Gedung Putih.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *