Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa hari ini, Rabu (3/6), seiring meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah.
Iran dilaporkan telah menyerang sejumlah target militer AS di kawasan tersebut.
Hingga pukul 15:44 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), terpantau naik 0,18% di level 99,39.

Mengutip laporan media Iran pada Rabu (3/6), IRGC menyatakan telah menyerang markas besar Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat, sebuah pangkalan udara, serta sejumlah helikopter militer, dengan menggunakan rudal dan pesawat drone.
Iran menyatakan aksi tersebut merupakan balasan atas dugaan serangan militer AS terhadap sebuah kapal tanker Iran di dekat Selat Hormuz yang diklaim menyebabkan kerusakan pada ruang mesin kapal.
Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah AS terhadap pernyataan Iran tersebut.
Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar, mengingat kawasan tersebut, khususnya Selat Hormuz, merupakan titik penting dalam rantai pasok minyak dunia.

Leave a Reply