Indeks Dolar AS (DXY) terkoreksi di sesi Eropa hari ini, Kamis (2/7), setelah ditutup naik 0,24% pada perdagangan kemarin.
Sementara itu, investor sedang menunggu rilis data tenaga kerja AS yang akan diumumkan jam 19:30 WIB. Data ini diperkirakan berdampak tinggi mempengaruhi sentimen pasar.
Hingga pukul 15:09 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau turun 0,39% di level 101,01.

Berdasarkan jajak pendapat Reuters, jumlah tenaga kerja nonpertanian (Non-farm Payroll/NFP) diperkirakan bertambah 110.000 orang pada periode Juni, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan masih ada di level 4,3%.
Analis Senior Mitsubishi UFJ Bank (MUFG), Akihiko Yokoo, mengatakan data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari ekspektasi berpotensi memperpanjang penguatan dolar AS.
“Jika data payroll melampaui ekspektasi pasar, penguatan dolar dapat kembali berlanjut,” ujarnya.

Leave a Reply