Indeks Dolar Kehilangan Tenaga Setelah Rilis Data NFP di Bawah Ekspektasi

Indeks Dolar AS (DXY) berlanjut terkoreksi di sesi Eropa hari ini, Jumat (3/7).

Adapun pada perdagangan kemarin, DXY tergelincir tajam 0,56% setelah rilis data tenaga kerja AS.

Hingga pukul 15:47 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau turun 0,14% di level 100,70.

DXY sedang menuju pelemahan mingguan terbesar dalam hampir tiga bulan pada hari ini, setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan meredam ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.

Data tenaga kerja AS yang menunjukkan perlambatan signifikan. Non-farm payrolls (NFP) hanya bertambah 57.000 lapangan kerja pada periode Juni, jauh di bawah ekspektasi ekonom yang memperkirakan penambahan 110.000 pekerjaan.

Selain itu, tingkat partisipasi angkatan kerja turun menjadi 61,5%, level terendah dalam lebih dari lima tahun.

Data tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September kini sekitar 52%, turun dari 64% pada sehari sebelumnya.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *