Indeks Dolar AS Melemah di Sesi Eropa Setelah Terkoreksi 2 Hari Beruntun

Indeks Dolar AS (DXY) melemah di sesi Eropa hari ini, Jumat (10/7), setelah terkoreksi 2 hari berturut-turut.

Adapun pada perdagangan kemarin, DXY ditutup turun 0,13%.

Sementara itu, investor masih terus memantau perkembangan terbaru dari konflik AS-Iran yang dikhawatirkan akan kembali menganggu pasokan minyak mentah dari kawasan Selat Hormuz.

Hingga pukul 16:22 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) tercatat turun 0,08% di level 100,85.

Harga minyak mentah dunia bergerak cukup stabil hari ini, meski dibayangi kekhawatiran atas ketegangan di Timur Tengah.

Harga minyak WTI berada di kisaran US$ 71,67 per barrel, atau turun 0,22%. Sedangkan, harga minyak mentah Brent ada di posisi US$ 75,91, naik tipis 0,03%.

Beberapa pengamat harga minyak mengatakan bahwa pasar masih dibayangi premi risiko yang cukup besar akibat terganggunya lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Meski begitu, optimisme pasar terhadap peluang AS dan Iran kembali menempuh jalur diplomasi masih mampu membatasi lonjakan harga minyak.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *