Category: Berita
-

Harga Emas Antam, Jumat (20/6): Turun Rp 1.000 Jadi Rp 1.936.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun hari ini, Jumat (20/6/2025). Begitu pula harga jual kembali (buy back). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram berada di posisi Rp 1.936.000, turun Rp 1.000 jika dibandingkan harga Kamis (19/6). Sementara, harga jual kembali (buy back) emas Antam dipatok di posisi 1.780.000 per gram, […]
-

Rupiah Spot Melemah 0,57% ke Rp 16.406 per Dolar AS; IHSG Anjlok 1,96% ke Level 6.968,64
Rupiah kembali tak bertenaga pada perdagangan Kamis (19/6). Bank Indonesia (BI) dilaporkan telah melakukan intervensi yang terukur ke pasar valas, setelah rupiah terpuruk ke level terendah 1 bulan. Mayoritas mata uang di kawasan Asia tertekan hari ini, di tengah aksi penghindaran risiko (risk-off) akibat meningkatnya kekhawatiran pasar bahwa konflik Iran-Israel akan meluas dan berpotensi melibatkan […]
-

The Fed Proyeksikan 2 Pemangkasan pada 2025, Indeks Dolar Menguat di Sesi Asia
Indeks Dolar AS (DXY) menguat di sesi Asia hari ini, Kamis (19/6). Tapi dengan range yang masih terbatas sejauh ini. Adapun pada penutupan Rabu (18/6) atau di akhir perdagangan sesi New York dini hari tadi (WIB), DXY naik tipis hanya 0,03% usai pengumuman kebijakan moneter The Fed. Hingga pukul 10:49 WIB, DXY yang mewakili kekuatan […]
-

Harga Emas Antam, Kamis (19/6): Turun Rp 6.000 Jadi Rp 1.937.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun hari ini, Kamis (19/6/2025). Begitu pula harga jual kembali (buy back). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram berada di posisi Rp 1.937.000, turun Rp 6.000 jika dibandingkan harga Rabu (18/6). Sementara, harga jual kembali (buy back) emas Antam dipatok di posisi 1.781.000 per gram, […]
-

Rupiah Spot Melemah 0,14% ke Rp 16.313 per Dolar AS; IHSG Turun 0,67% ke Level 7.107,79
Rupiah berlanjut lesu pada perdagangan Rabu (18/6), sejalan dengan hampir seluruh mata uang Asia yang juga tidak berdaya di hadapan dolar AS. Sejumlah pengamat mengatakan, tekanan terhadap mata uang Asia hari ini dipengaruhi oleh kehati-hatian investor regional menjelang pengumuman kebijakan The Fed dan di tengah masih memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data Bloomberg, […]
-

Indeks Dolar AS Melemah di Sesi New York, Pasar Nantikan Pengumuman The Fed
Indeks Dolar AS (DXY) masih terlihat melemah dengan range yang terbatas di awal perdagangan sesi New York hari ini, Rabu (18/6), setelah ditutup naik 0,70% kemarin. Hingga pukul 19:36 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF), terpantau turun tipis 0,03% di kisaran level 98,11. […]
-

Harga Emas Antam, Rabu (18/6): Turun Rp 7.000 Jadi Rp 1.943.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun hari ini, Rabu (18/6/2025). Begitu pula harga jual kembali (buy back). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram berada di posisi Rp 1.943.000, turun Rp 7.000 jika dibandingkan harga Selasa (17/6). Sementara, harga jual kembali (buy back) emas Antam dipatok di posisi 1.787.000 per […]
-

Rupiah Spot Melemah 0,15% ke Rp 16.290 per Dolar AS; IHSG Naik 0,54% ke Level 7.155,85
Rupiah lesu pada perdagangan Selasa (17/6), sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang di Asia yang juga tertekan di hadapan dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,15% ke posisi Rp 16.290 per dolar AS. Hingga 15:10 WIB, peso Filipina jadi yang terlemah di Asia setelah ditutup merosot 0,49%. Disusul, […]
-

Indeks Dolar AS Stabil, Krisis TimTeng Tekan Mata Uang Emerging Markets
Indeks Dolar AS (DXY) bergerak cukup stabil di sesi Eropa, Selasa (17/6), dimana krisis Timur Tengah tampaknya lebih berdampak menekan mata uang negara-negara berkembang (emerging markets) ketimbang ke mata uang utama rival USD. Hingga pukul 14:49 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF), terpantau […]
-

BofA: Konflik Timur Tengah Timbulkan Risiko Bagi Pasar Finansial ASEAN
Analis BofA (Bank of America) mengatakan bahwa konflik Timur Tengah yang masih sedang berlangsung berpotensi menimbulkan risiko bagi pasar keuangan ASEAN. Lonjakan volatilitas awal yang dipicu oleh saling serang antara Israel dan Iran kemungkinan dapat menyebabkan investor mengurangi dan melepas posisi beli (mata uang negara-negara ASEAN) di pasar mata uang. Pasar valuta asing rentan terhadap […]
