Indeks Dolar AS (DXY) merosot tajam hari ini, Kamis (3/4), menyusul penerapan kenaikan tarif impor yang diumumkan oleh Presiden Trump.
Jika sebelumnya tarif impor mampu mendongkrak USD, kali ini tidak. Penerapan tarif impor yang menargetkan banyak negara justru memicu kekhawatiran pasar pada risiko resesi global. Ini kemudian mendorong investor untuk melepas USD.
Sampai dengan jam 14:55 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, terpantau melemah tajam 1,09% di kisaran level 102,56.

Secara teknikal pada grafik Daily, DXY berisiko turun lebih dalam jika bergerak di bawah 103,19 (Low 18 Maret). Ini menyebabkan support 102,16 (Low Agustus 2024) berada di bawah ancaman yang barangkali cukup serius. Jika level itu berhasil ditembus, potensi untuk menguji level psikologis 100,00 akan semakin besar.
Leave a Reply