Rupiah Spot Melemah 0,23% ke Rp 16.725; IHSG Naik 1,17% ke Level 8.748

Rupiah lesu pada perdagangan Jumat (2/1), yang merupakan perdangan perdana di tahun 2026.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,23% atau 38 poin ke posisi Rp 16.725 per dolar AS.

Hingga pukul 15:00 WIB sore tadi, pergerakan mata uang Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand memimpin setelah menguat 0,59%. Di sisi lain, dolar Taiwan tercatat melemah 0,27%.

Berbanding terbalik dengan pergerakan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil apik seiring aksi beli investor asing yang membukukan net buy sekitar Rp 1,06 triliun di seluruh pasar.

IHSG melompat 1,17% atau 101,19 poin ke level 8.748,13 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 50,29 miliar saham dengan total nilai Rp 21,92 triliun. Sebanyak 479 saham menguat, 200 melemah dan 131 saham stagnan.

Top gainers LQ45:

1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 14,75%
2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 10,69%
3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 8,77%

Top losers LQ45:

1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) -2,52%
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) -2,52%
3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -2,45%


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *