Sempat Turun Menembus Harga Open Januari, Indeks Dolar AS Kikis Pelemahan

Sempat tergelincir dan turun menembus harga pembukaan Januari (Januari Opening Price), Indeks Dolar AS (DXY) kemudian berbalik arah mengikis pelemahannya.

Sementara itu, analis Bank of America (BofA) memperkirakan bahwa dolar AS masih berisiko untuk melanjutkan pelemahan.

Hingga pukul 16:31 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, terpantau naik tipis 0,02% di level 98,37.

BofA melaporkan bahwa meskipun dolar AS menguat di awal tahun 2026, analisis mereka menunjukkan bahwa rmasih ada risiko yang akan menekan dolar.

Pasar saham AS juga berkinerja lebih buruk dibandingkan pasar saham global lainnya. BofA menyoroti bahwa saham AS memulai tahun 2026 sebagai yang terburuk di antara pasar saham negara-negara G10.

Secara keseluruhan, BofA tetap memiliki pandangan yang negatif terhadap dolar AS. Berbagai indikator teknikal dan data posisi pasar mendukung pandangan itu bahwa risiko penurunan dolar masih ada, walaupun dolar sempat menunjukkan kekuatannya di awal Januari 2026.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *