Rupiah berlanjut lesu pada perdagangan Selasa (6/1), di saat mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,11% atau 18 poin ke posisi Rp 16.758 per dolar AS.
Hingga pukul 15:00 WIB, rupiah melemah bersama peso Filipinan (-0,17%), won Korea Selatan (-0,05%) dan dolar Hongkong (-0,02%).
Sementara itu, IHSG kembali ditutup di level rekor tertinggi baru, setelah menguat signifikan kemarin. Investor asing tercatat membukukan net buy senilai sekitar Rp 591 miliar di seluruh pasar.
IHSG bertambah 0,84% atau 74,41 poin ke level 8.933,60 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 67,58 miliar dengan nilai transaksi Rp 33,90 triliun. Sebanyak 428 saham menguat, 256 melemah dan 127 saham stagnan.
Top gainers LQ45:
1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 10,71%
2. PT Trimegah Bangun Persadana Tbk (NCKL) 10,17%
3. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) 9,73%
Top losers LQ45:
1. PT Indosat Tbk (ISAT) -7,30%
2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) -3,86%
3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) -3,37%


Leave a Reply