Sempat dibuka dengan gap yang lebih tinggi pada perdagangan Selasa (20/1), tapi kemudian Indeks Dolar AS (DXY) berlanjut melemah.
Ketegangan geopolitik meningkat setelah Gedung Putih melontarkan ancaman terhadap Uni Eropa terkait masa depan Greenland. Ini memicu aksi jual USD yang juga meluas di pasar saham dan obligasi pemerintah AS.
Hingga pukul 14:19 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF) terpantau turun 0,14% di level 98,90.

Ancaman tarif terbaru Presiden AS Donald Trump terhadap sekutu-sekutu Eropa kembali memicu aksi “Sell America”, yakni pelepasan serentak saham, obligasi, dan dolar AS.
Investor melepas aset dolar karena kekhawatiran terhadap ketidakpastian berkepanjangan, hubungan aliansi yang semakin tegang, menurunnya kepercayaan terhadap kepemimpinan AS, potensi pembalasan dagang, serta percepatan tren de-dolarisasi.

Leave a Reply