The Fed Tahan Suku Bunga Sesuai Ekspektasi, Emas Tembus Level US$ 5.500

Sesuai dengan ekspektasi pasar secara luas, The Fed (Federal Reserve/bank sentral AS) mempertahankan tingkat suku bunga.

Pengumuman hasil rapat FOMC (Federal Open Market Committee) dini hari tadi (WIB) memutuskan dengan suara 10 banding 2 untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75%.

Dalam konferensi pers setelah pengumuman itu, ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral masih berada pada posisi yang tepat untuk menilai apakah dan kapan penyesuaian kebijakan moneter diperlukan.

“Ada banyak kombinasi kondisi yang bisa membuat kami bergerak, termasuk pelemahan pasar tenaga kerja atau inflasi yang kembali mendekati target 2%,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejak pertemuan terakhir pada Desember tahun lalu lalu saat The Fed melakukan pemangkasan suku bunga ketiga kalinya secara beruntun, risiko kenaikan inflasi dan penurunan lapangan kerja dilaporkan telah menyusut. Tapi juga belum sepenuhnya hilang.

“Kebijakan kami saat ini berada di posisi yang baik,” Powell menambahkan.

Indeks Dolar AS (DXY) bergerak cukup stabil setelah pengumuman The Fed. Namun, harga emas di pasar spot kembali melonjak dan bahkan mampu menembus level 5.500.

Hingga pukul 08:47 WIB, Kamis (29/1), harga emas di pasar spot tercatat naik 2,22%. Di waktu bersamaan, DXY terpantau turun 0,06%.

Sejumlah analis Barat mengatakan, tensi geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, ancaman perang dagang, ketidakpercayaan investor terhadap kebijakan Trump, dan kekhawatiran terhadap independensi The Fed, bercampur menjadi satu yang mendorong pasar untuk terus memburu emas.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *