Indeks Dolar AS (DXY) recovery dan bertahan menguat di sesi Asia, Jumat (30/1), setelah ditutup melemah 0,18% pada perdagangan kemarin.
Sementara itu, Kevin Warsh dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Jerome Powell sebagai ketua The Fed yang masa jabatannya akan berakhir pada Mei mendatang.
Hingga pukul 13:11 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF), terpantau naik 0,35% di level 96,49.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dikabarkan tengah menyiapkan mantan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh sebagai calon kuat ketua bank sentral Amerika Serikat berikutnya.
Seperti diketahui, Trump berulangkali mendesak The Fed memangkas suku bunga secara agresif. Bank sentral AS sendiri telah memangkas suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang 2025.
Trump menilai suku bunga seharusnya dua hingga tiga poin persentase lebih rendah, level yang biasanya mencerminkan ekonomi yang melemah. Padahal, data Departemen Perdagangan menunjukkan ekonomi AS tumbuh solid 4,4% secara tahunan pada kuartal III 2025.
Investor menilai, campur tangan Trump terhadap kebijakan The Fed sebagai bank sentral, dapat merusak independensi institusi tersebut. Kekhawatiran ini yang kemudian turut menjadi faktor yang membebani dolar, sehingga Indeks Dolar AS merosot lebih 9 persen di sepanjang 2025.

Leave a Reply