Rupiah Spot Melemah 0,19% ke Rp 16.786 per Dolar AS; IHSG Naik 1,18% ke 8.329

Rupiah berlanjut lesu di akhir pekan, Jumat (30/1), sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,19% atau 31 poin ke posisi Rp 16.786 per dolar AS.

Hingga pukul 15:00 WIB sore tadi, sebagian besar mata uang di kawasan Asia melemah di hadapan dolar AS. won Korea Selatan dan yen Jepang sama-sama merosot 0,45%. Disusul, baht Thailand (-0,43%), dolar Taiwan (-0,38%) dan ringgit Malaysia (-0,27%).

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound dari pelemahan kemarin, meskipun investor asing mencatatkan net sell senilai sekitar Rp 1,5 triliun di seluruh pasar.

IHSG naik 1,18% atau 97,40 poin ke level 8.329,60 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 57,21 miliar saham dengan total nilai Rp 40,83 triliun. Sebanyak 551 saham menguat, 194 melemah dan 65 saham stagnan.

Top gainers LQ45:

1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) (14,04%)
2. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) (8,25%)
3. PT United Tractors Tbk (UNTR) (6,76%)

Top losers LQ45:

1. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) (-5,48%)
2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) (-2,78%)
3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (-2,55%)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *