Indeks Dolar AS (DXY) sempat berlanjut menguat di sesi Asia, Senin (2/2), tapi kehilangan tenaga di sesi Eropa dan kemudian bergerak stabil dalam rentang yang masih terbatas.
Sementara itu, investor memfokuskan perhatian pada sejumlah agenda/data ekonomi penting pekan ini. Yakni, putusan kebijakan Bank of England (BoE), European Central Bank (ECB), dan data tenaga kerja AS (NFP, Average Hourly Earnings, Unemployment Rate).
Hingga pukul 14:37 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF), terpantau naik tipis 0,02% di level 97,01.

Secara teknikal pada chart Daily, outlook DXY masih negatif. Tapi ada peluang untuk memperpanjang bullish jika mampu mempertahankan posisi di atas 97,18 (February Opening Price).
Pada skenario tersebut (DXY bergerak di atas 97,18) terbuka jalan untuk menguji resistance 97,75 (Low 24 Desember 2025).
Sebaliknya, rejection atau kegagalan untuk menutup candle Daily di atas 97,18 bisa menjadi indikasi bahwa DXY akan kembali bergerak di jalur bearish dalam jangka pendek.

Leave a Reply