Rupiah melemah tipis pada perdagangan Selasa (10/2), di saat sebagian besar mata uang Asia lainnya menguat di hadapan dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,04% atau 6 poin ke posisi Rp 16.811 per dolar AS.
Hingga pukul 15:00 WIB, rupee India tercatat menguat 0,23%, yen Jepang 0,19%, ringgit Malaysia 0,19%, yuan China 0,11% dan dolar Taiwan 0,07%.
Di sisi lain, rupiah melemah bersama baht Thailand (-0,12%), peso Filipina (-0,11%), won Korea Selatan (-0,10%), dan dolar Hong Kong (-0,03%).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut menguat, meskipun investor asing membukukan net sell yang mencapai Rp 708 miliar di seluruh pasar.
IHSG bertambah 1,24% atau 99,86 poin ke level 8.131,73 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume transaksi di BEI hari ini mencapai 26,93 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,02 triliun. Sebanyak 572 saham menguat, 126 melemah dan 118 stagnan.
Top gainers LQ45:
- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 12,50%
- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) 8,95%
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) 5,29%
Top losers LQ45:
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -1,77%
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) -1,67%
- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) -1,02%


Leave a Reply