Indeks Dolar AS (DXY) bergerak stabil di sesi Eropa hari ini, Kamis (19/2), setelah ditutup menguat tajam 0,60% pasca rilis notulen FOMC dini hari tadi (WIB).
Hingga pukul 18:03 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), terpantau naik tipis 0,02% di level 97,71.

Risalah atau notulen rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 27–28 Januari yang dirilis Rabu (18/2/2026) menunjukkan bahwa keputusan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75% didukung oleh “hampir seluruh” anggota.
Namun, perdebatan muncul terkait prospek inflasi, arah kebijakan berikutnya, serta dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap perekonomian.
Notulen mencerminkan dua pandangan berbeda terkait AI. Beberapa pejabat menilai pertumbuhan produktivitas yang lebih tinggi akibat perkembangan teknologi dapat menekan inflasi secara keseluruhan.
Namun mayoritas pejabat memperingatkan bahwa proses menuju target inflasi 2% kemungkinan akan lebih lambat dan tidak merata dari perkiraan umum. Mereka juga menilai risiko inflasi tetap berada di atas target masih cukup signifikan.
Selain potensi peningkatan produktivitas, AI juga dipandang membawa risiko, terutama terkait lonjakan valuasi aset dan keterlibatan pasar swasta yang kurang transparan.
The Fed menilai perkembangan AI menghadirkan potensi besar, tetapi juga ketidakpastian dan risiko terhadap stabilitas keuangan.

Leave a Reply