Rupiah mampu bertahan menguat tipis pada perdagangan Jumat (20/2), di saat mayoritas mata uang Asia lainnya cenderung melemah di hadapan dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terapresiasi 0,04% atau 6 poin ke level Rp 16.888 per dolar AS.
Hingga pukul 15:00 WIB, rupee India tercatat melemah 0,33%. Disusul yen Jepang (-0,30%), peso Filipina (-0,26%), dolar Taiwan (-0,23%) dan dolar Singapura (-0,09%).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut melemah, meskipun investor asing membukukan net buy senilai sekitar Rp 240 miliar di seluruh pasar.
IHSG turun tipis 0,03% atau 2,31 poin ke level 8.271,76 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 45,31 miliar saham dengan total nilai Rp 20,10 triliun. Sebanyak 381 saham melemah, 267 menguat, dan 171 saham stagnan.
Top gainers LQ45:
1. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 0,09%
2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) 7,34%
3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 2,93%
Top losers LQ45:
1. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -5,52%
2. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) -4,85%
3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) -4,47%


Leave a Reply