Indeks Dolar Melemah, Mahkamah Agung AS Batalkan Sebagian Besar Tarif Trump

Indeks Dolar AS (DXY) melemah di sesi Eropa hari ini, Senin (23/2), setelah putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sebagian besar tarif Trump.

Namun, ketidakpastian kebijakan lanjutan dan risiko konflik di Timur Tengah masih membatasi pergerakan pasar.

Hingga pukul 16:36 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), terpantau turun 0,20% di level 97,59.

Secara teknikal pada chart Daily, outlook jangka pendek cenderung netral. Indikator RSI berada di teritori positif, namun kenaikan DXY masih dibatasi kurva MA-50 yang bertindak sebagai resistance dinamis.

Pada Jumat pekan lalu, Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa tarif luas yang diberlakukan Presiden Donald Trump dinilai telah melampaui kewenangannya.

Trump merespons dengan mengkritik putusan MA dan mengumumkan tarif pengganti sebesar 15% untuk impor selama 150 hari, sembari menegaskan bahwa kesepakatan tarif tinggi dengan mitra dagang tetap berlaku.

Akan tetapi, ketidakpastian terus berlanjut. Masih belum jelas apakah importir AS akan menerima pengembalian bea atas tarif yang telah dibayarkan sebelumnya, karena Mahkamah Agung AS tidak memberikan keputusan terkait hal tersebut.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *