Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa hari ini, Selasa (24/2), setelah ditutup melemah 0,10% pada perdagangan kemarin.
Ketidakpastian kebijakan tarif AS kembali menjadi sorotan pasar, setelah Presiden Trump memperingatkan negara-negara mitra dagang agar tidak mundur dari kesepakatan dagang terbaru dengan AS.
Hingga pukul 16:43 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat naik 0,12% di level 97,81.

Secara teknikal pada chart Daily, indeks dolar AS cenderung netral. Indikator RSI telah berada di teritori positif. Namun pergerakan DXY masih dibatasi kurva MA-50.
Mengutip Reuters, dalam serangkaian unggahan di media sosial, Trump menegaskan bahwa negara yang bermain-main dengan putusan Mahkamah Agung atau mencoba menghindari kesepakatan dagang, akan dikenai tarif yang jauh lebih tinggi berdasarkan undang-undang perdagangan lain.
Putusan Mahkamah Agung sebelumnya membatalkan tarif yang diberlakukan Trump melalui International Emergency Economic Powers Act (IEEPA). Namun, Trump menyebut putusan itu justru menegaskan kewenangannya menggunakan dasar hukum lain untuk menerapkan tarif dengan cara yang “lebih kuat” dan memiliki kepastian hukum lebih jelas.

Leave a Reply