Indeks Dolar Menguat, AS Siapkan Kenaikan Tarif Hingga 15% pada Sejumlah Negara

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa hari ini, Kamis (26/2), setelah melemah 0,24% pada penutupan perdagangan kemarin.

Sementara itu, AS dikabarkan tengah menyiapkan kenaikan tarif hingga 15% pada sejumlah negara tertentu, dari 10% tarif yang baru saja diberlakukan pasca putusan Mahkamah Agung AS, Senin (23/2), yang membatalkan sebagian besar tarif Trump.

Hingga pukul 17:40 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat nak 0,09% di level 97,73.

Pemerintah AS berencana menaikkan tarif impor untuk sejumlah negara hingga 15% atau lebih, dari tarif 10% yang baru saja diberlakukan. Hal itu disampaikan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, dalam wawancara media pada Rabu (25/2).

Greer mengatakan kenaikan tarif tersebut sedang dipersiapkan melalui proklamasi presiden dan dapat diterapkan secara sementara jika dinilai sesuai. Namun, ia tidak merinci negara mana saja yang akan terdampak kebijakan itu.

Greer juga menambahkan, tidak ada rencana untuk menaikkan tarif barang asal China dalam waktu dekat. Pemerintahan Trump disebut tetap berpegang pada kesepakatan dagang yang telah ada, seiring rencana kunjungan Trump ke China dalam beberapa pekan ke depan.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *