Indeks Dolar AS (DXY) terlihat melemah di sesi Eropa hari ini, Selasa (10/3). Meski begitu, pergerakannya relatif cukup stabil dengan range yang terbatas.
Adapun pada perdagangan Senin (9/3), DXY sempat melonjak tajam tapi kemudian berbalik melemah dan ditutup turun 0,13%. Ini setelah Trump memprediksi perang di Timur Tengah dapat segera berakhir.
Hingga pukul 16:04 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat turun 0,07% di level 98,65.

Secara teknikal pada chart Daily, outlook jangka pendek positif. Akan tetapi sejauh ini, level 99,49 masih membatasi kenaikan DXY.
Sementara itu, harga minyak terkoreksi setelah sempat mencetak level tertinggi lebih dari tiga tahun, setelah Presiden AS Donald Trump memprediksi perang di Timur Tengah dapat segera berakhir
Trump mengatakan pada Senin dalam sebuah wawancara dengan CBS News bahwa ia berpikir perang melawan Iran sudah “sangat lengkap” dan bahwa Washington “jauh lebih maju” dari perkiraan jangka waktu awalnya selama empat hingga lima minggu.
Pernyataan Trump tersebut meredakan kekhawatiran tentang gangguan berkepanjangan terhadap pasokan minyak global.

Leave a Reply