Rupiah Spot Melemah 0,04% ke Rp 16.893 per Dolar AS; IHSG Turun 0,37% ke 7.362

Rupiah kembali tidak bertenaga pada perdagangan Kamis (12/3). Begitu pula Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,04% atau 7 poin ke posisi Rp 16.893 per dolar AS.

Hingga pukul 15:00 WIB sore tadi, mayoritas mata uang di Asia melemah di hadapan dolar AS. Peso Filipina tercatat merosot 0,44%, disusul ringgit Malaysia (-0,24%), rupee India (-0,20%) dan dolar Taiwan (-0,10%).

Sejalan dengan pergerakan rupiah, IHSG berlanjut melemah. Padahal, investor asing membukukan net buy yang mencapai Rp 1 triliun di seluruh pasar.

IHSG turun 27,28 poin atau 0,37% ke 7.362,11 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 26,41 miliar saham dengan total nilai Rp 12,65 triliun. Sebanyak 461 saham melemah, 211 menguat dan 149 saham stagnan.

Top gainers LQ45:

1. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) (6,38%)
2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) (5,71%)
3. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (5,62%)

Top losers LQ45:

1. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) (-6,42%)
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (-6,23%)
3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) (-5,73%)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *