Indeks Dolar Lanjut Reli, China Kecam Investigasi Dagang AS Jelang Pembicaraan di Paris

Indeks Dolar AS (DXY) berlanjut menguat pada perdagangan Jumat (13/3), di tengah ketidakpastian global yang mendorong investor kembali memburu aset dolar AS.

Sementara itu, China mengecam penyelidikan dagang yang dilakukan AS terkait dugaan kelebihan kapasitas industri dan dugaan penggunaan tenaga kerja paksa.

Hingga pukul 17:38 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), tercatat naik 0,42% di level 100,16.

Outlook jangka pendek DXY masih positif, apalagi setelah mampu naik menembus 99,49 (High 15 Januari) yang menegaskan prospek bullish.

Pemerintah China dikabarkan mengecam penyelidikan dagang terkait dugaan kelebihan kapasitas industri dan penggunaan tenaga kerja paksa. Ketegangan ini muncul menjelang putaran baru perundingan dagang AS-China yang dijadwalkan berlangsung di Paris pada akhir pekan ini.

Kementerian Perdagangan China menilai penyelidikan yang dilakukan Washington melalui mekanisme Section 301 tidak memiliki dasar yang sah.

Beijing menegaskan AS tidak berhak secara sepihak menentukan apakah suatu negara memiliki kelebihan kapasitas industri.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China membantah keras dugaan penggunaan tenaga kerja paksa. Ia menyebut tuduhan itu sebagai klaim yang tidak berdasar. “Tuduhan kerja paksa itu adalah kebohongan yang dibuat-buat oleh AS,” ujarnya.

Beijing menyatakan sedang mengevaluasi penyelidikan tersebut dan membuka kemungkinan mengambil langkah balasan untuk melindungi kepentingan ekonominya.

Ketegangan ini menambah daftar isu sensitif yang harus dibahas kedua negara menjelang rencana kunjungan Presiden AS Donald Trump, ke Beijing pada akhir Maret untuk bertemu Presiden China, Xi Jinping.

Sebelum pertemuan tersebut, kedua negara akan menggelar putaran baru perundingan dagang di Prancis pada 14–17 Maret.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *