Rupiah Spot Melemah 0,23% ke Rp 16.997 per Dolar AS; IHSG Turun 1,61% ke 7.022

Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah di awal pekan, Senin (16/3), seiring memanasnya perang Timur Tengah yang mendorong investor untuk melepas aset berisiko.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,23% atau 39 poin ke posisi Rp 16.997 per dolar AS.

Hingga pukul 15:00 WIB sore tadi, mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar. Rupiah melemah bersama baht Thailand (-0,75%), peso Filipina (-0,25%), dolar Taiwan (-0,07%) dan dolar Hongkong (-0,02%).

Sementara itu, IHSG parkir di zona merah, meskipun investor membukukan net buy yang mencapai Rp 1,02 triliun di seluruh pasar.

IHSG turun 114,92 poin atau 1,61% ke level 7.022,28 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 31,65 miliar saham, dengan total nilai Rp 15,77 triliun. Sebanyak 542 saham melemah, 180 menguat, dan 98 saham stagnan.

Top gainers LQ45:

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (10,28%)
2. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (7,03%)
3. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (3,63%)

Top losers LQ45:

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (-8,89%)
2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (-8,76%)
3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) (-8,03%)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *